Jangan Mengeluh

Teman....Mungkin ini berguna.... postingan dari teman di blog... (lebih tepatnya dapet email dari Ustadzah Deni, guru Matematikaku)


Kemarin saya bertemu dengan sahabat lama, seorang perempuan yang bekerja dengan karir gemilang, gaji besar, cantik dan pandai bergaul, dimata laki laki dia mendekati sempurna [menurut saya loh] karena dia adalah perempuan tangguh yang siap hidup sejajar dengan mahluk bernama laki laki, karena yang saya dengar dari sahabat saya yang laki laki mereka menyukai perempuan mandiri, yang siap hidup tanpa tergantung dengannya, bener gak nih? :) terus yang ngajarin anaknya mengaji siapa yah nanti, kalo Ibunya ikut berkarier … “Ade …” iya, ampun :)

Iya, sahabat saya ini memang berbeda 100% cara pandang hidupnya dengan saya :) tapi inilah hidup dan inilah perempuan, kami sama tapi beda, hahahaha, anyway I love you sist karena darinya saya belajar dunia yang penuh dengan persaingan dan keluh kesah kantor :) , belajar darinya how to survive ketika persaingan mampu saling menusuk teman hanya untuk menduduki posisi tertentu atau menyikut untuk menggeser posisi tertentu agar tetap hidup dan bekerja …. sungguh hidup yang mengerikan buat saya :)

Dan selama bertemu dua jam, rasanya sahabat saya ini banyak sekali mengeluh. Kemudian saya mulai berpikir mengapa sahabat saya mengeluh, “yang pasti ia mengeluh karena realita hidupnya tidak sama dengan harapannya lah De, gimana sih” iya saya tahu, maksud saya mengapa ia tidak mencoba membuang jauh jauh keinginanannya untuk mengeluh lalu menggantikannya dengan mensyukuri apa yang TIDAK ia miliki, misalnya kalo sekarang ia belum bisa mendapatkan bos yang tidak pilih kasih maka disyukuri aja, kan dengan begitu jadi ia bisa berusaha lebih keras lagi menunjukan kemampuan bekerjanya dan beri pelajaran kepada si boss bahwa pilih kasih itu TIDAK membuat perusahaan ini maju tapi kerja keraslah yang membuat perusahaan ini maju :) bukan begitu yah?

Ah sudahlah, gibah kalo saya teruskan membicarakan sahabat saya ini, jadi lebih baik saya menghisab diri saya sendiri sudahkah saya mensyukuri apa yang tidak saya miliki :) misalnya ketika saya tidak memiliki tubuh yang sehat sempurna maka saya bersyukur karena senyum manis saya, elusan jemari saya dipunggung para sahabat kanker dapat meringankan beban mereka… kalau saya gak sakit kan gak bisa merasalah betapa ngilunya jarum infus kan? betapa gak enaknya muntah setelah makan? atau saya akan sulit mengerti betapa berartinya elusan di punggung.

Ketika saya tidak bisa bekerja di luar seperti sahabat sahabat kuliah saya seharusnya saya bersyukur karena dengan begitu saya punya waktu untuk mengajar mengaji, mengajar gitar, menyelesaikan tugas akhir bahkan menulis buku suatu hari kelak :) dan bahkan ketika bahagia saya terengut oleh keegoisan maka saya bersyukur karena dengan hanya memiliki bahagia yang sedikit tersisa ini maka saya menghargai setiap tetes tetes bahagia yang diberikan ALLAH, yang sedikit ini saya syukuri, saya nikmati karena inilah takaran yang pas dari ALLAH :) ketika ALLAH yang menakar dan kita merasa pas maka tidak ada yang perlu dikeluhkan.

Percaya deh, mengeluh tidak akan mengubah keadaan, tapi bersyukur akan membuat hal hal kecil jadi berarti dalam hidup kita, mensyukuri yang tidak kita miliki itu indah loh karena dengan begitu mengerti bahwa kita hanya hamba, dan ALLAH mutlak berkuasa penuh atas kebahagian kita :) dan gak sopanlah kita sama ALLAH ketika kita menginginkan yang bukan milik kita kan? bener gak nih ….

Jadi, STOP Mengeluh yah …

Ganti dengan “Alhamdulillah ya ALLAH saya masih memilik ini, Alhamdulillah ya ALLAH saya tidak memiliki yang itu karena saya pasti tidak akan sanggup menjalaninya … selalu dan selalu mengucap ALHAMDULILLAH, ketika kita mensyukuri yang sedikit maka ALLAH akan memberi kita lebih banyak lagi dan lagi dan ALLAH tidak pernah ingkar janji kan? percaya deh, syukuri dulu yang sekarang, besok ALLAH akan memberi lebih :)

ya ALLAH berilah saya hati yang jernih, agar saya selalu bersyukur atas yang sedikit yang saya miliki, agar saya merasa berkecukupan ditengah kekurangan, ajari saya ridho dan ikhlas ya ALLAH agar saya tidak mengeluh ketika kebahagian saya tak lagi sempurna :)

Asyyiikkk kan hidup begini, gak cepet keriput, karena cemberut bikin keriput, kan ngeluh pasti cemberut kan, gak ada orang ngeluh sambil senyum senyum bukan? :) !!

No comments: