Masa Lalu

namaku Shaleh Muhammad Drehem, lahir di tempat terpencil di daerah Jawa Timur pada tengah malam tanggal 3 Mei 1991, masa kecilku banyak kuhabiskan dengan bermain, bermain dengan anak kampung lebih tepatnya, bermain bersama adik-adikku, sore-sorenya pergi mengaji, malamnya tidur... (what a monoton role play)



Aku masuk SD sama seperti anak2 SD yang normal masuk pada umurnya (bahasaku kok hancur gini ya?), taukah kalian? SD Gugus Depan dekat dengan SMA kompleks yang aku lupa alamatnya apa tapi akau tau jalannya, disana aku adalah minoritas, minoritas arab maksudnya, aku sadar kalo aku berbeda dengan mereka, wajahku yang sama sekali tidak Indonesia banget, padahal saya lahir dan besar disini (bukan Istanbul lho, Den), karena perbedaan itu saya menjadi sangat pendiam, pendiam sekali malah, tidak gaul...
Di SD itu aku hanya bertahan 1 tahun, aku pindah rumah, yang artinya aku pindah sekolah juga..

SD Al Irsyad, SD dimana banyak anak sepertiku, anak2 arab yang normal pertumbuhannya (ya iyalah -__-"), tapi selama disana tetap saja shaleh yg kurus ini menjadi pendiam, malah semakin menjadi-jadi pendiamnya (diagnosis: elective mutism) dan hanya berbicara pada orang2 tertentu saja, sifat pendiamku ini dimanfaatkan oleh banyak orang, dari diintimidasi guru, dilecehkan teman, kadang aku merasa sakit hati dengan perlakuan itu, bahkan aku pernah ditampar guru matematika karena aku dituduh memalsukan tanda tangan orang tua (saat itu masih belum punya bakat TA loh), dan kalian tau? orang tuaku. marah besar dengan perlakuan kasar guru it kepadaku. Dari sanalah aku punya tekad untuk berubah, tekad untuk jadi lebih berani...

Alhamdulillah, aku lulus dari SD itu dengan nilai bagus, tertama matematika, guru matematikaku yang pernah menamparku karena kesalahan tak berbukti heran dengan nilaiku yang istimewa. aku masuk ke SMP Al Hikmah, SMP yang katanya orang2 elit, gedungnya bagus dan berAC (jaman dulu AC kan barang mewah), ternyata memang benar, dibalik kemewahan itu tersimpan guru2 cerdas dan berbakat, merekalah yang bisa membuat aku berubah, lulus dari sana aku semakin percaya diri, aku bisa berdiri di panggung acara besar, tapi bagiku itu masih belum seberapa...

Dan akhirnya aku masuk SMA Al Hikmah, aku merasa bersyukur bisa masuk sana, with amazing teachers, aku jadi semakin gila dalam meningkatkan kepercayaan diriku, walaupun kadang2 masih ada keengganan dikarenakan mood, aku sudah berani mengikuti lomba, berani menjadi MC yang berbahasa inggris pada saat orang Kedutaan USA datang ke sekolah..

Saat ini aku berpikir, betapa cepat perubahan itu terjadi, dari shaleh yang dulunya kuper, pemalu, pendiam, sekarang jadi blak-blakan (bahkan terlalu blak2an samapai tidak terkontrol)


*didedikasikan buat guru2 yang pernah mengajar aku selama masih SD sampai SMA
**bahasa amburadul dikarenakan bingung sendiri dengan jalan cerita -___-"

No comments: