saya sedih

Dammam Beach

Kita sudah berteman setahun lebih, walaupun kita xpernah bertemu physically kita sering bercakap via telepon, sms, MSN Camera dan Skype, dia berumur 24 tahun, 5 tahun diatasku, aku menganggap dia sebagai kakakku sendiri, karena aku iri dengan adikku, mereka semua memiliki aku dan juga mengharapkan seorang kakak, Alhamdulillah Allah memberikan sahabat yang baik dan sudah (sekali lagi) aku anggap sebagai kakakku sendiri. Dia selalu mendengarkanku, dia selalu memaklumiku dan mengerti karakterku, k
adang persahabatan kami tidak semulus macam kain putih, kami pernah bertengkar dan saya yang selalu kalah hanya karena masalah kecil (misscommunication, salah faham, etc) tapi in the end kitorang kembali sedia kala seperti tak ada masalah apapun diantara k
ita.

Now, kakakku di tahun keduanya kuliah (aku juga 2nd year), kita memang beda umur tetapi sederajat dalam academically, seperti biasanya student of university, so much assignments we have to do, dia ambik Bussiness IT dan aku ambik medical, pernah sekali dia minta bantuan untuk kerja assignment dia but i cant and luckily i can help him about healthy things and so on..


aku perna ke airport ini, tapi belum pernah pusing disini :(

Tahun depan dia nak nikah (aku x mahu cakap kawin, macam binatang saje), dengan wanita cantik, aku diundangnya dalam perhelatan itu, tapi... aku takut tak bisa datang, bukankah suatu kewajiban untuk memenuhi panggilan undangan nikah dari sesama muslim??. aku takut kerana kolej aku tak boleh beri izin ataupun saat hari perhelatan sudah ada exam, huuuffft benar2 dilema bagiku..., ingin sekali pergi ke Dammam (tempat dia)...

DAMMAM!!!


يا الله,واسمحوا لي لزيارة الدمام

No comments: