Scholarship T.T

Saya iri kepada mereka yang mendapatkan beasiswa, rata2 beasiswa yang ditawarkan adalah beasiswa untuk yang kurang mampu. Tapi kenapa yang mampu malah mendapatkan beasiswanya, itu bukan hak mereka kan?
Saya juga bisa mendapatkan beasiswa itu kalau saya mau, tapi itu bukan hak saya! Saya g mau memakan atau mempergunakan yang bukan milik saya..

Sabarkan hatiku Ya ALLAH...

Saleh dan Sameh

صالح بن محمد دريهم

Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga

Angkatan 2009

……….

Klik klik klik, pointer mouseku berbunyi begitu berisik, ya memang berisik buatku karena aku lelah mencari jurnal-jurnal kedokteran untuk melengkapi laporan PBLku yang dari tadi siang belum selesai-selesai. Huffft… daripada terus-terusan lelah kubuka akun facebook-ku.

Ada 3 notifikasi dan 1 permintaan teman, 3 notifikasi itu berupa komentar dari teman-teman kampusku tentang status lucu yang kubuat kemarin, dan 1 permintaan teman ini yang sungguh menarik bagiku, namanya Sameh Ez Eldin, mahasiswa kedokteran Mansour University dari Mesir, tiba-tiba aku teringat akan berita-berita di TV tentang kerusuhan di Mesir tepatnya di lapangan Tahrir dan isu revolusinya. Hitung-hitung menambah pengalaman aku confirm saja permintaan teman darinya.

Aku mulai melihat-lihat homepage facebook-ku, ada status yang lucu, ada yang curhat, bahkan ada status yang cuma berisi satu huruf, benar-benar kocak teman-teman facebook-ku ini, tiba-tiba…

Sameh Ez Eldin: Assalamualaykum

Sameh tiba-tiba mengajakku chatting.

Saleh Drehem: Wa’alaykum salam, how are u?

Sameh Ez Eldin:Im fine, U? asl pls?

Saleh Drehem: Fine 2, 19 m Indonesia

Sameh Ez Eldin: Im 21 m Egypt, medical student, rite?

Saleh Drehem: Yeah, I am. U too, rite? Where do u live in?

Sameh Ez Eldin: Cairo, do u know my city?

Saleh Drehem: of course, nice city, how’s the situation rite now?

Sameh Ez Eldin: For now, quite safe, but we prefer to say at home

Pembicaraan kali ini sepertinya akan menyenangkan, aku sudah lupa akan tugas mencari literatur PBL, aku dan Sameh terus ber-chatting ria hampir kira-kira 1 jam.

Sameh Ez Eldin: unfortunately, this is the time to pray Mughreeb here, have 2 go

Saleh Dehem: okay, I have to finish my assignment too, take care!

Sameh Ez Eldin: May Allah bless u, bro!

Saleh Drehem: U too

Pembicaraan di dunia maya itupun berakhir, walaupun masih banyak hal yang ingin aku tanyakan. Kulihat profilnya sekali lagi, wajahnya benar-benar tipikal arab mesir, alisnya yang tebal dan kulitnya putih agak coklat, aku jadi penasaran, mungkinkah Sameh bisa belajar dalam keadaan kota yang seperti itu?

Itulah awal perkenalanku dengannya di facebook chat, aku harap aku bisa bertemu lagi dengannya dan mulai melampiaskanrasa penasaranku. Aku lanjutkan lagi mengerjakan tugas laporan PBLku sampai tak terasa sudah larut malam, aku save file-file pentingku dan kumatikan komputerku, aku pergi tidur.

***

Aduh sebal! Kupikir tugasku sudah selesai, ternyata masih ada beberapa hal yang masih banyak dikoreksi, mana sumber datanya tidak valid, jurnalnya sudah basi, bahkan temanku ada yang bilang ada beberapa link PDF jurnal ketika dicek malah linknya sudah tidak bisa dibuka lagi, itu artinya aku harus mencari literature lain yang sesuai dengan tema laporan PBLku. Ah sudahlah, berlatih sabar, toh waktu nanti pas jadi dokter bukannya nggak ada tugas lagi malah tugasnya lebih berat dari sekedar membuat laporan.

Aku buka Google dan beberapa website jurnal kedokteran yang aku tahu, dan 1 tab lagi untuk facebook, biar nggak stress, pikirku, hehehe. Kucoba untuk mengumpulkan semangat dan tenaga untuk kembali mengingat bahan-bahan apa saja yang perlu dicari dan diseleksi untuk laporan PBLku yang telah aku search di situs pencari tadi. Tiba-tiba. “TUNG”

Sameh Ez Eldin: Assalamualaykum. Hi Saleh!

Sebuah pesan chatting di akun facebook-ku muncul dan langsung membuyarkan konsentrasiku.

Saleh Drehem: Hi Sameh, how is the situation in there? I mean, in Cairo?

Sameh Ez Eldin: for now… Emmmm,, its very crowded in here! My home near the Tahrir Square, more than 2000 persons get around there

Saleh Drehem: For what, bro?

Sameh Ez Eldin: We want the president to resign! Because of him there are so many preverty in Egypt and so on

Hatiku bergetar membaca pesan singkat dari Sameh, ternyata benar isu revolusi itu, tadi pagi sebelum sarapan aku sempat melihat berita di TV beberapa orang mulai berkumpul di lapangan Tahrir.

Sameh Ez Eldin: Saleh? Will you help us?

Saleh Drehem: I cant do anything L, Okay, I will try.

Sameh Ez Eldin: Pray for us, ok?

Deg! Jantungku serasa berhenti berdetak. Perasaan bersalah menghantuiku, ternyata aku masih bisa membantu mereka, walaupun hanya dengan doa. Aku juga bisa mengalang dana dengan teman-teman BEM dan teman angkatanku disini. Kemana saja aku selama ini? Kenapa baru terpikirkan sekarang? Setiap pagi berita di TV menampilkan kejadian di Mesir, tapi selalu saja aku hanya melihatnya sekilas tanpa perasaan sedikitpun.

Sameh Ez Eldin: Saleh? Are u there?

Aku kembali dikejutkan oleh pesan singkat darinya.

Saleh Drehem: Yes Sameh, im here. I will pray for u, ur family and every muslims in this world too and do the best for them as I can

Sameh: Ez Eldin: Thanks bro, BTW how’s ur study?

Saleh Drehem: Im doing my assignment by searching some literatures from internet. How about u?

Sameh Ez Eldin: We’re in temporary absent now L, till the situation safe

Saleh Drehem: Be patient bro, u still can read the textbooks and chat with me, hehehe

Sameh Ez Eldin: Hahaha, sounds good.

Hatiku semakin pedih ketika membaca pesan dari Sameh yang menyatakan kesedihannya akan libur sementara dikarenakan situasi tidak aman dan kondusif untuk belajar.

Sameh Ez Eldin: Can i go offline now? This is the time for Isha prayer here.

Saleh Drehem: Okay, just do that! Pray for me too so I can finishing my assignments ASAP :p

Sekali lagi pembicaraan kami berhenti dikarenakan waktu sholat.

Sameh Ez Eldin: Hahahaha, you’re funny bro!! :D, Ok, have a nice day. May u and me be a good doctor who give the goodness and happiness 4 our brothers and sisters in the future.

Saleh Drehem: U too.. Ameeeen. Thanks, bye.

Sameh Ez Eldin: bye J.

Aku teringat akan hadist Rasulullah yang menyatakn bahwa muslim itu merupakan satu tubuh, jika ada satu bagian tubuh yang merasa sakit makan bagian tubuh yang lainpun akan merasakan sakitnya. Kemana saja nuraniku ini? Pernahkan aku berpikir bahawa aku adalah bagian dari umat yang terbaik yang pernah ada di muka bumi ini? Relakah aku melihat saudara muslimku di negeri lain tertindas oleh kediktaktoran penguasa yang dzalim? Apakah aku berdiam diri saja dan belajar di kampus dan mengerjakan tugas-tugas kuliahku sambil menutup mata dan telinga tanpa peduli akan mereka?. Sungguh, aku benar-benar takut untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan itu.

This short story dedicated to my brother Sameh Ez Eldin (im happy being ur brother and I always proud of you, bro! Keep spirit and keep continue to pray for one to another. May Allah give the best for us and May u and me be a good doctor)

Ps: I just realized that our name is a bit different, differ on the letter L and M

ALHAMDULILLAH LULUS :)


LULUS YUDISIUM!!! ALHAMDULILLAH....