Indahnya Islam


Liburan semester ini aku habiskan dengan kegiatan non-akademis seperti menemani incomings (baca: mahasiswa pertukaran pelajar dari berbagai belahan dunia) SCOPE dan SCORE, aku menemui berbagai macam orang dan karakter yang berbeda-beda tiap orangnya, orang prancis dengan keramahannya, orang inggris dengan ketidaksabarannya, orang bahrain dengan gaul dan friendlynya,orang kroasia yang enak diajak berbicara berbagai macam topik apapun, orang ceko yang pemalu dan sangat sopan dan baik hati. Yaaah, semuanya baik2 dan menyenangkan.

Tapi ada incomings yang paling memberikan kesan tersendiri bagiku, Yah, yang dari Bahrain, rasanya seperti menemukan keluarga sendiri, mereka orang Arab asli, nama merekapun sangat terdengar tidak aneh di telingaku. Ahmed, Muhammad dan Abdulla, ketiga orang itu sangat spesial di mataku, kami hanya bertemu selama beberapa jam dalam 2 hari, tapi beberapa jam itu sangat mempunyai arti yang sangat besar bagiku. Dalam keadaan konflik di negara mereka, mereka masih sempat dan "mbelani" datang ke Indonesia hanya untuk mempelajari TB (Tubercolusis), negara mereka sekarang dalam masa krisis, demonstrasi besar-besaran, perseteruan dua kubu Islam (Sunni dan Syi'ah), dan teror mental dimana-mana. Tidak hanya itu yang membuatku bangga akan mereka, Muhammad dengan hafalan Al Qurannya yang sukses membuatku tercengang setengah mampus (Subhanallah!!) dan Ahmed yang pintar berbahasa inggris dan dia sudah saya anggap kakak sendiri, dan Abdulla yang pemalu tapi aku yakin dari wajahnya dia orang yang cerdas luar-dalam.

Pertama kali bertemu mereka, aku sudah merasakan kebersamaan dalam ruangan laboratorium mikrobiologi, mulai dari membuat sediaan BTA sampai tangannya Mohammad terkena api,, setelah membuat sediaan kami jalan-jalan bersama ke Tunjungan Plaza untuk membeli polo shirt, sepanjang perjalanan Muhammad hanya diam dan sedikit berbicara (apalagi Abdulla), hanya Ahmed yang terus bicara dan bilang "Gen arabmu sangat dominan sekali!!"..

Dua bulan liburan ini aku lebih sering berbicara menggunakan bahasa inggris daripada bahasa indonesia, karena selama menemani incomings itu yah memang harus berbahasa inggris..

Mudah2an nanti aku akan mengunjungi mereka satu-persatu.

No comments: